Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 07 Agustus 2013

CONTOH RPP KELAS VIII DENGAN METODE NUMBER HEAD TOGETHER


RENCANA PEMBELAJARAN SIKLUS I
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
PENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SURAT DINAS 
DENGAN MODEL TGT
SISWA KELAS VIII SMP PGRI 01 KALIPARE MALANG
  MATA PELAJARAN                    : BAHASA INDONESIA
  SATUAN PENDIDIKAN              :  SMP
  KELAS / SEMESTER                   : VIII / 1
   WAKTU                                         : 2 X PERTEMUAN (2X40)
A.  Standar Kompetensi        : 4. Menulis
Mengungkapkan informasi dalam bentuk  surat dinas.

B.  Kompetensi Dasar           : 4.2 menulis surat dinas berkenaan dengan kegiatan sekolah.

C.  Indikator                          :
·         Mampu membentuk 5 kelompok, yang sudah ditentukan oleh guru.
·         Mampu mencari data dari buku lain sebagai informasi pendukung.
·         Mampu merespon pertanyaan yang telah diajukan oleh guru, siswa juga melakukan tanya jawab kepada guru.
·         Mampu menentukan sistematika surat dinas.
·         Mampu mengembangkan ilustrasi menjadi surat dinas.
·         Mampu menyunting surat dinas.
·         Mampu menulis surat dinas dengan bahasa yang baku.
·         Mampu mengerjakan tugasnya dengan cara berdiskusi dalam kelompok masing-masing.
·         Mampu bertanya jawab tentang apa yang belum di mengerti dari apa yang telah di diskusikan.
·         Mampu menganalisis dan mendiskusikan hasil yang telah didapatkan.
·         Mampu merespon pertanyaan guru dengan balik bertanya.
·         Mampu mempresentasikan hasil laporan kegiatan.
D.  Tujuan Pembelajaran      :
o   Siswa dapat menentukan sistematika surat dinas.
o   Siswa dapat menyusun surat dinas dengan bahasa yang baik dan benar.
o   Siswa dapat menyunting surat dinas.

E.     Karakter siswa yang diharapkan :   
§  Dapat dipercaya
§  Rasa hormat dan perhatian
§  Tekun
§  Tanggung jawab
§  Berani
§  Ketulusan

F.   Materi Pembelajaran       :
1)      Surat dinas adalah surat yang berisi menyangkut segi-segi kedinasan, baik yang dibuat oleh instansi/organisasi maupun oleh seseorang.
2)      Sistimatika surat dinas:
ü  Kepala surat/kop surat
ü   Tanggal surat
ü  Nomor surat
ü  Lampiran (jika ada)
ü  Perihal
ü  Alamat tujuan
ü  Salam pembuka
ü  Isi surat
ü  Penutup surat
ü  Nama instansi atau organisasi
ü  Tanda tangan pengirim surat
ü  Nama Pengirim surat
ü  Tembusan

3)      Penggunaan bahasa baku
Bahasa baku adalah salah satu variasi bahasa yang diangkat dan disepakati dengan ragam bahasa yang akan dijadikan tolok ukur sebagai bahasa yang baik dan benardalam komunikasiyang bersifat resmi, baik lisan maupun tulisan.
4)      Contoh surat dinas



PEMERINTAH DINAS KOTA MALANG
DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 15 MALANG
Jalan Bukit Dieng T/8 Telp (0341) 571715
MALANG Kode Pos 65146
 


                                                                                                            Malang, 21 Desember 2010

Nomor             : 425/342/405.08.005/2009
Lampiran         :
Perihal             : Pemberitahuan Kegiatan
                          Ulangan Akhir Semester
Ganjil Tahun Pelajaran 2009/2010

Yth. Wali Murid kelas VII,VIII,dan IX
SMP NEGERI 15 MALANG
di Tempat

            Dengan Hormat,
            Dalam rangka Ulangan Semester ganjil diberitahukan dengan hormat bahwa Ulangan Semester Ganjil tahun pelajaran 2009/2010 akan dilaksanakan tanggal 9 sampai 16 januari 2010. Untuk itu,  mohon Bapak/Ibu Wali murid agar mendorong dan mengawasi putra-putrinya dalam belajar, sehingga siap menghadapi Ulangan Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2009/2010.
            Demikian surat pemberitahuan ini disampaikan, atas perhatian Bapak/Ibu  disampaikan terima kasih.






                                                                                                            Kepala Sekolah,


                                                                                                            Siswadi, S.Pd




G.    Model Pembelajaran      :
 Teams Games Tournament
Metode Pembelaajaran  :
Ø  Tanya jawab
Ø  Inkuiri
Ø  Diskusi
Ø  Penugasan

H.    Kegiatan Pembelajaran :
Kegiatan Guru
Kegiatan Siswa
1.   Guru mengucapkan salam
2.   Guru mengabsensi siswa
3.   Guru menggali pengetahuan awal tentang surat dinas
4.   Guru menjelaskan kompetensi yang akan dicapai
5.   Guru menunjukkan contoh surat dinas
6.   Sekilas materi tentang penulisan surat dinas berdasarkan sistematika yang tepat

7.   Guru membagi kelompok
8.   Guru menyampaikan tugas kepada siswa
9.   Guru memberi waktu kepada siswa untuk berdiskusi
10.  Guru secara acak menunjuk 2 kelompok maju kedepan untuk mengerjakan hasil diskusi.

11.  Guru merefleksi proses hasil pembelajaran tersebut selama 10 menit.

12.  Guru menyuruh siswa untuk mencari contoh surat dinas

13.  Setalah siswa mendapatkan contoh surat dinas, guru menyuruh siswa untuk menganalisis dan mendiskusikan hasil yang telah didapatkannya tersebut.
14.  Guru mengulas lagi pembelajaran pada siklus I. Kemudian guru memberikan penguatan kembali kepada siswa materi pembelajaran kemarin dengan melakukan tanya jawab kepada siswa.
15.  Guru mengevaluasi hasil kegiatan pada siklus I.
16.  Guru mengatur siswa untuk kembali ketempat duduknya masing-masing.
17.  Guru mengakhiri pelajaran dengan salam.
1.      Siswa menjawab salam
2.      Siswa presensi
3.      Siswa menyebutkan pokok-pokok isi dan sistematika surat dinas
4.      Siswa memperhatikan

5.      Siswa mengamati contoh surat dinas
6.      Siswa mempelajari penulisan surat dinas berdasarkan sistematika yang tepat
7.      Siswa duduk perkelompok
8.      Siswa memperhatikan
9.      Siswa berdiskusi dalam kelompok

10.  Perwakilan kelompok mengerjakan hasil diskusi


11.  Siswa bertanya jawab tentang apa yang belum di mengerti dari apa yang telah di diskusikan.
12.  Siswa mencari contoh surat dinas dari buku lain sebagai informasi pendukung.
13.  Siswa mulai menganalisis dan mendiskusikan hasil yang telah didapatkan.

14.  Siswa merespon pertanyaan guru dengan balik bertanya.



15.  Kemudian siswa mempresentasikan hasil laporan kegiatan.
16.  Siswa segera kembali ketempat duduknya masing-masing.
17.  Siswa menjawab salam dari guru.

I.       Alat / Sumber / Bahan   :
1. Buku paket : Berbahasa dan bersastra Indonesia; Asep Yudha wirajaya
2. Buku LKS ;Canggih

J.      Penilaian
1.      Teknik                                    : Penugasan,Esai
2.      Bentuk instrument                 : Tes Tulis
3.      Soal instrument                      :
1.      Sebutkan sistematika surat dinas dengan tepat ?
2.      Tuliskan surat dinas berdasarkan ilustrasi berikut ?

Pedoman Penskoran Surat Dinas
1.      Sistematika Surat Dinas
No
Aspek
Deskriptor
Skor
Skor Maksimum
1
Sistematika surat dinas
a.       Kepala surat/Kop surat
b.      Tanggal surat
c.       Nomor surat
d.      Lampiran (jika ada)
e.       Perihal
f.       Alamat tujuan
g.      Salam pembuka
h.      Isi surat
i.        Penutup surat
j.        Nama instansi atau Organisasi
k.      Tanda tangan pengirim surat
l.        Nama pengirim surat
m.    Tembusan (jika ada)

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

1
1
1


13
2
Kebahasaan
a.       Ketepatan pilihan kata
b.      Ketepatan penggunaan ejaan dan tanda baca
c.       Ketepatan isi surat dengan ilustrasi
2
2

2
6


Skor maksimum

19

∑S
 
Rumus:
 




Keterangan:
TK     = presentase tingkat keberhasilan belajar siswa (%)
∑s      =jumlah skor yang diperoleh siswa
S max  = skor maksimum (ideal).
















Mengetahui                                                                             Malang,… April 2012
Guru Mata Pelajaran                                                               Peneliti




Andika Nugroho. S.Pd                                                           Reni Widiyantika
NIP :                                                                                       NPM : 080401080029


















LEMBAR KERJA SISWA

Soal
Jawablah pertanyaan dibawah ini

1.      Setelah anda memperhatikan contoh surat dinas,sebutkan sistematika dari surat dinas?
2.      Tuliskan surat dinas berdasarkan ilustrasi berikut ?

Ilustrasi surat
Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda ke-57, OSIS SMP PGRI 01 KALIPARE akan mengadakan lomba membaca puisi. Kegiatan akan dilaksanakan di Aula SMP PGRI 01 KALIPARE  Jalan Raya no.227 Tumpakrejo, Kalipare, Malang  selama 3 hari yaitu Rabu s.d Jumat 7 s.d 9 Agustus 2012, dimulai pukul 07.00 setiap harinya. Sebagai sekretaris OSIS SMP PGRI 01 KALIPARE kamu harus memberitahu rencana tersebut kepada kepala sekolah.

























KUNCI JAWABAN

1.      Sistimatika surat dinas
ü  Kepala surat/kop surat
ü   Tanggal surat
ü  Nomor surat
ü  Lampiran (jika ada)
ü  Perihal
ü  Alamat tujuan
ü  Salam pembuka
ü  Isi surat
ü  Penutup surat
ü  Nama instansi atau organisasi
ü  Tanda tangan pengirim surat
ü  Nama Pengirim surat
ü  Tembusan
























ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS)
SMP PGRI 01 KALIPARE
Jalan Raya no. 227 Tumpakrejo, Kalipare, Malang


                                                                                                Malang, 1 Agustus 2012

Nomor             : 045/025 b/OSIS/2012
Lampiran         : -
Hal                  : Lomba dalam rangka memperingati
                          Hari Sumpah Pemuda

Yth. Kepala SMP PGRI 01 Kalipare
Jl.Raya no.227 Tumpakrejo
Malang

            Dengan Hormat,
Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-57, SMP PGRI 01 KALIPARE akan mengadakan lomba membaca puisi. Kegiatan ini akan dilaksanakan besok pada :
      Hari/Tanggal         : Rabu s.d Jumat, 7 s.d 9 Agustus 2012
      Waktu                   : 07.00 sampai selesai
      Tempat                  : Aula SMP PGRI 01 KALIPARE
Demikian surat pemberitahuan ini kami buat, atas perhatian bapak/ibu diucapkan terima kasih.




                                                                                       Hormat kami,
                                                                                     Sekretaris OSIS


                                                                                       Regita Divana






Observasi Pelaksanaan Pembelajaran
Siklus I

No.
Kegiatan Pembelajaran
Skor Klasikal
Skor





1
Guru membuka pelajaran dengan salam.






2
Guru mempresensi siswa.






3
Guru menanyakan kabar siswa hari ini.






4
Guru menanyakan materi sebelumnya, sebelum memulai materi yang akan diajarkan.






5
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang menulis surat dinas.






6
Guru memotivasi siswa tentang pentingan menulis surat dinas.






7
Guru menunjukkan contoh surat dinas






8
Guru memberikan pemahaman / materi yang diajarkan (Menulis surat dinas).







9
Guru menerapkan strategi pembelajaran TGT dalam berdiskusi dan berkelompok.






10
Guru membagi siswa menjadi 5 kelompok yang terdiri dari 4 siswa.






11
Guru memberikan tugas kepada siswa untuk membuat sebuah surat dinas sesuai dengan ilustrasi yang telah di sediakan pada selembar kertas kemudian menyusunnya menjadi sebuah surat dinas






12
Sebelum siswa mengerjakan tugasnya guru melakukan tanya jawab tentang apa yang belum dipahami tentang tugas yang diberikan
.







13
Guru menyuruh siswa untuk mengerjakan tugasnya dengan cara berdiskusi dalam kelompoknya masing-masing.






14
Guru menerapkan metode TGT dalam pembelajaran dimana masing-masing kelompok membuat surat dinas yang berdasarkan ilustrasi kemudian perwakilan kelompok maju kedepan untuk mempresentasikan hasil diskusinya






15
Setelah masing-masing kelompok membuat surat dinas, kemudian guru memperintahkan masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya dan kelompok lain mengoreksi hasil diskusi kelompok lain.






16
Setelah bekerjasama menukar informasi guru memerintahkan masing-masing kelompok untuk membuat laporan sederhana.






17
Guru merefleksi proses hasil pembelajaran tersebut selama 10 menit. 






18
Guru menyuruh siswa untuk mencari contoh surat dinas dari buku atau dari internet.






19
Setalah siswa mendapatkan contoh surat dinas, guru menuyuruh siswa untuk menganalisis dan mendiskusikan hasil yang telah didapatkannya tersebut.






20
Guru mengulas lagi pembelajaran pada siklus I. Kemudian guru memberikan penguatan kembali kepada siswa materi pembelajaran kemarin dengan melakukan tanya jawab kepada siswa.






21
Guru mengevaluasi hasil kegiatan pada siklus I





22
Guru mengatur siswa untuk kembali ketempat duduknya masing-masing.






23
Guru mengakhiri pelajaran dengan salam.







Jumlah skor yang diperoleh
 
Rumus:
X 100 %
 
 

Jumlah skor maksimal
 
             NR

Hasil Pembelajaran Siswa dalam Pembelajaran
Siklus I
No.
Kegiatan Pembelajaran
Skor Klasikal
Skor





1
Siswa menjawab salam.





2
Siswa menjawab kehadiran presensi.






3
Siswa menjawab apa yang disampaikan oleh guru.






4
Siswa menjawab pertanyaan dari guru tentang materi yang diajarkan sebelumnya.





5
Siswa mulai mengenal materi dan tujuan pembelajaran.






6
Siswa mendengarkan motivasi yang disampaikan oleh guru.






7
Siswa mengamati contoh surat dinas






8
Siswa mendengarkan materi yang diajarkan oleh guru.






9
Siswa mencari contoh surat dinas dari buku lain atau dari media masa






10
Siswa membentuk kelompok di dalam ruang kelas.






11
Siswa memahami tugas yang diberikan oleh guru






12
Siswa merespon pertanyaan yang telah diajukan oleh guru, siswa juga melakukan tanya jawab kepada guru.






13
Siswa mampu berdiskusi dalam kelompok.






14
siswa mengerjakan tugasnya dengan cara berdiskusi dalam kelompok masing-masing yaitu mengubah sebuah ilustrasi menjadi surat dinas berdasarkan sistematika yang tepat.






15
Masing-masing perwakilan anggota kelompok maju kedepan untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain mengoreksi hasil dari kelompok lain






16
Siswa mengembangkan menjadi sebuah laporan sederhana.






17
Siswa bertanya jawab tentang apa yang belum di mengerti dari apa yang telah di diskusikan.






18
Siswa mencari data dari buku lain sebagai informasi pendukung.






19
Siswa mulai menganalisis dan mendiskusikan hasil yang telah didapatkan.






20
Siswa merespon pertanyaan guru dengan balik bertanya.






21
Siswa merespon pertanyaan guru dengan balik bertanya.






22
Siswa segera kembali ketempat duduknya masing-masing.






23
Siswa menjawab salam dari guru.








Jumlah skor yang diperoleh
 
Rumus:
X 100 %
 
 

Jumlah skor maksimal
 
             NR=



ANGKET RESPON SISWA

Nama                           :.......................................
Hari / Tanggal             :.......................................
Petunjuk                      :
ü Berikan tanda (√) pada kolom yang sesuai dengan pilihan Anda. Isilah sesuai dengan hati nurani Anda. Angket ini tidak pengaruh pada nilai Anda.
Keterangan      :
o   SS        : Sangat Setuju
o   S          : Setuju
o   TS        : Tidak Setuju
o   STS     : Sangat Tidak Setuju
No.
Pernyataan
SS
S
TS
STS
1
Saya lebih aktif selama proses pembelajaran dengan model TGT.




2
Saya lebih mudah memahami materi belajar dengan model TGT.




3
Saya lebih mengerti bagaimana cara menulis surat dinas dengan baik dan benar.




4
Saya lebih mudah menemukan ide/gagasan saya ke dalam tulisan karena saya tidak merasa tertekan dalam menerima pembelajaran yang telah dilaksanakan




5
Saya senang jika menyelesaikan masalah yang diberikan oleh guru dilakukan dengan cara diskusi kelompok.




6
Dengan model pembelajaran seperti ini, saya lebih memahami dalam menulis surat dinas.




7
Rasa keingin tahuan saya dalam kegiatan belajar mengajar meningkat dengan TGT, sehingga saya lebih semangat mengikuti pelajaran




8
Saya berusaha melaporkan hasil pekerjaan saya kepada kelompok.




9
Saya menjadi bersemangat dalam belajar pelajaran Bahasa Indonesia dengan cara belajar seperti ini.




10
Saya lebih kritis atau teliti menyelesaikan tugas yang diberikan sehingga hasil tugas saya harus baik.




11
Mendiskusikan tugas-tugas menulis surat dinas membuang-buang waktu saja.




12
Dalam suasana diskusi pada proses belajar kelompok saya merasa hubungan yang kurang akrab dengan teman-teman.




13
Saya lebih suka mengerjakan tugas Bahasa Indonesia secara sendiri daripada secara berkelompok.




14
Saya merasa hubungan yang lebih akrab dengan guru bila dalam kegiatan belajar mengajar diberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapat dan bertanya kepada guru.




15
Saya merasa percaya diri menjelaskan pendapat tentang pendapat saya kepada teman saya.




16
Dengan diskusi bersama teman, saya lebih suka mempelajari belajar menulis, terutama dalam menulis surat dinas.




17
Dalam suasana diskusi, saya merasa tegang karena takut salah dalam mengemukakan pendapat.




18
Saya termotivasi dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.




19
Saya merasa tenang mengikuti kegiatan materi pelajaran menulis surat dinas secara berdiskusi dengan cara berkelompok.




20
Saya senang dengan model pembelajaran TGT, karena dapat membantu saya dalam memperoleh ide dalam menulis Surat dinas.





                                                                                                Malang,   April 2013
                                                                                                Guru


                                                                                                 Andhika Nugroho, S.Pd
                                                                                   




















Lampiran 1: Materi pembelajaran

1.      Surat dinas adalah surat yang isinya menyangkut segi-segi kedinasan, baik yang dibuat oleh instansi/organisasi maupun oleh seseorang.
2.      Sistimatika surat dinas :
a.       Kepala surat /kop surat
Kepala surat biasanya diletakkan ditengah atas. Boleh juga diletakkan di tengah-tengah. Kepala surat disusun dalam bentuk yang menarik, dan menyebutkan:
ü  Nama kantor/jawatan/perusahaan, dsb
ü  Alamat
ü  Nomor telepon
ü  Nomor kotak pos(jika ada) dan
ü  Nama alamat kawat (jika ada).
Kepal surat dapat berfungsi sebagai alamat (identitas)pengirim surat.
b.      Nomor surat
Surat resmi selalu diberi (1) nomor surat yang dikirimkan (keluar), (2) kode, dan (3) tahun.
Nomor surat diletakkan segaris dengan tanggal, bulan, tahun. Guna nomor surat ialah :
ü  Memudahkan mengatur menyimpan,
ü  Memudahkan mencarinya kembali,
ü   Mengetahui berapa banyaknya surat yang keluar.
ü  Mempercecat penyelesaian surat menyurat (membalas surat), dan
ü  Memudahkan petugas kearsipan.
Nomor dan tanggal surat menunjukkan kapan surat itu dikirimkan, bukan kapan surat itu dibuat.
c.       Alamat surat
Ada dua macam yaitu : (1) alamat dalam (pada helai surat), dan (2) alamat luar (pada amplop),
Alamat dalam menyebutkan berturut-turut:
-                                              Nama orang/nama jabatan (rector, dekan,kepala sekolah)
-                                              nama jalan dan nomor rumah/gedung,dan
-                                              nama kota (berdiri sendiri)

Dalam surat menyurat menyusun surat resmi bahasa Indonesia alamat surat itu di mulai dengan kata depan Kepada yang merupakan kepala alamat surat yang dituliskan berdiri sendiri. Dimuka nama orang /pejabat/pihak yang dikirimi surat dicantumkan ucapan penghormatan Yang terhormat (disingkat Yth,).di belakang ucapan penghormatan Yth, dituliskan kata sebutan Saudara (disingkat Sdr.), Bapak (yang di singkat Bp./Bpk.) atau Ibu.
Dibelakang kata kata sebutan dituliskan nama orang/jabatan/pimpinan, dan sebagainya. Nama orang hendak ditulis lengkap, jangan disingkat.
Nama jalan hendaknya ditulis lengkap, jangan si singkat. Nama kota tidak perlu digaris bawahi dan tidak bertitik akhir.
d.      Tanggal pembuatan surat
Tanggal surat ditulis di sebelah kanan atas, boleh juga ditulis di sebelah kanan bawah.
Nama tempat boleh tidak dicantumkan sebab sudah termuat pada kepala surat.
Nama bulan hendaklah dituliskan dengan huruf secara lengkap, jangan disingkat, harap tidak ditulisksan dengan angka.
Angka tahun hendaklah dituliskan secara utuh, jangan hanya dituliskan dua angka terakhir saja. Tanggal surat berguna untuk mengetahui batas waktu dan cepat-lambatnya penyelesaian hal yang dipersoalkan dalam surat itu.
e.       Perihal surat
Bagian ini menunjukkan isi atau inti surat secara singkat. Dengan membaca Hal/perihal, secara cepat dapat diketahui masalah yang dituliskan dalam surat itu.
Hendaknya Hal/perihal dituliskan secara ringkas jelas.
f.       Keterangan lampiran(jika ada)
Melampirkan berarti menyertakan sesuatu dengan yang lain. Jika bersama surat yang dikirim itu disertakan surat-surat lain. Jika tidak ada surat yang dilampirkan, jangan digunakan kalimat pembuka : bersama ini, Dengan ini.
Lampiran berguna sebagai petunjuk tentang surat-surat yang harus disertakan bersama surat yang dikirim.
g.      Isi surat yang meliputi Salam pembuka, inti surat atau maksud, dan penutup.
·         Salam pembuka
Salam pembuka merupakan tanda hormat pengirim surat sebelum ia “berbicara” secara tulis.
Dalam surat resmi yang biasa digunakan sebagai salam pembuka ialah Dengan hormat, (jangan disingkat Dh, atau DH). Yang ditulis segaris lurus dengan baris-baris lainnya. Dibelakang salam pembuka selalu dibubuhkan tanda koma.
Salam pembuka Dengan hormat, dapat dihilangkan titik untuk memenuhi rasa hormat, sebaiknya dimasukkan ke dalam kalimat pertama pembuka surat.
·         Isi surat
Isi surat umumnya terdiri atas tiga bagian, yaitu:
1.      Pembukaan,
Pembukaan berguna untuk mengantardan menarik perhatian pembaca terhadap pokok surat. Untuk itu digunakan kalimat-kalimat pembuka yang sesuai dengan maksud/tujuan.
2.      Isi yang sesungguhnya, dan
Isi surat yang sesungguhnya berisi sesuatu yang diberitahukan, dikemukakan, dinyatakan, diminta, dan sebagainya yang disampaikan kepada penerima surat.
Untuk menyusun isi surat yang baik hendaknya diperhatikan pedoman-pedoman sbb:
Ø  Tetapkan dahulu maksud yang diberitahukan, dikemukakan, dan sebagainya secara jelas.
Ø  Tetapkan urutan maksud surat itu secara sistimatis dan logis.
Ø  Tuliskan dalam alinea-alinea yang jelas.
Ø  Hindarkanlah pemakaian akronim dan singkatan-singkatan yang belum lazim.
Ø  Hendaklah digunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, sederhana, lugas, sopan, dan menarik.
Ø  Hendaklah dipakai bentuk surat yang tepat /cocok dan menarik
Ø  Hindarkan pemakaian kata-kata asing/kata daerah, kecuali yang belum ada padanannya dalam bahasa Indonesia.
Ø  Ditulis serapi mungkin.
Ø  Penggunaan ejaan yang benar.
3.      Penutup
Penutup surat merupakan kesimpulan yang berfungsi sebagai kunci isi surat umumnya berisi ucapan terima kasih terhadap semua hal yang dikemukakan dalam surat. Dan dituliskan secara singkat dan jelas.
h.      Nama instansi atau organisasi
i.        Tanda tangan dan nama terang
j.        Stempel atau cap
k.      Tembusan
Tembusan/tindakan dibuat jika isi surat yang dikirimkan kepada pihak yang sebenarnya dituju.tembusan ini dituliskan de sebelah kiri bawah, lurus ke atas dengan No, Lampiran, dan Hal/perihal, berjarak satu baris dengan NIP atau nama jabatan.tembusan disusun berdasarkan tingkat pejabat/instansi yang bersangkutan. Cara menuliskan tembusan sama seperti cara menulis alamat surat.

Penggunaan bahasa baku
Bahasa baku adalah salah satu variasi bahasa yang diangkat dan disepakati dengan ragam bahasa yang akan dijadikan tolok ukur sebagai bahasa yang baik dan benar dalam komunikasi yang bersifat resmi,baik secar lisan maupun tulisan.